KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR

WAHYUNI, MALLINDA (2023) KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR. Other thesis, Universitas PGRI Semarang.

[thumbnail of MALLINDA WAHYUNI 19120160.pdf] Text
MALLINDA WAHYUNI 19120160.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

MALLINDA WAHYUNI. NPM 19120160. “Keefektifan Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Interaktif untuk Meningkatkan
Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Matematika di Kelas V
Sekolah Dasar”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas
Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2023.
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah matematika yang
dianggap sulit oleh sebagian besar siswa, sehingga membuat kemampuan
pemecahan masalah matematika menjadi rendah. Dalam realitanya ada beberapa
siswa yang belum menguasai cara memecahkan dengan benar, dikarenakan siswa
belum bisa memahami soal pemecahan masalah dengan benar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) berbantu media interaktif efektif untuk
meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran matematika di
kelas V Sekolah Dasar? Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan
model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media interaktif
efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran
matematika di kelas V Sekolah Dasar.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan
metode eksperimen. Populasi dalam penelitiani ini yaitu seluruh siswa SD Negeri
Ronggo 01. Sampel yang diambil 40 siswa yaitu dari kelas VA dan VB dengan
menggunakan teknik Sampling Jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui
tes dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan pada hasil uji ketuntasan belajar
menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas yang
menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL mencapai
KKM 70. Nilai rata-rata pada kelas eksperimen 89,4 dan kriteria ketuntasan
minimum (KKM) 70, diperoleh thitung = 11,859 dengan n = 20 dan ttabel =
2,093. Sehingga hasil pehitungan diketahui thitung > ttabel. Kemampuan
pemecahan masalah matematika siswa kelas eksperimen lebih baik dari siswa
kelas kontrol. Hasil posttest siswa kelas eksperimen memperoleh rata-rata 89,4
sedangkan pada posttest siswa kelas kontrol memperoleh rata-rata 71,7. Hal ini
berarti terdapat peningkatan. Selanjutnya penghitungan dilakukan dengan
menggunakan uji banding. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh thitung > ttabel
yaitu 6,958 > 2,024, maka Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat
disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika materi
penjumlahan dan pengurangan pecahan pada kelas eksperimen lebih baik dari
kelas kontrol.
Berdasarkan hasil penelitian, adapun saran yang dapat diberikan yaitu guru
diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas dalam proses pembelajaran dan
menggunakan model pembelajaran untuk memberikan dorongan kepada siswa
dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang
dapat digunakan yaitu Model Problem Based Learning (PBL), karena model
pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan
pemecahan masalah dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Perpus Pusat Upgris
Date Deposited: 18 Jan 2024 03:12
Last Modified: 18 Jan 2024 03:12
URI: http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/1129

Actions (login required)

View Item
View Item